News

Stanford University ‘Pahlawan’ tumbuhnya Silicon Valley

Sabtu, 11 Feb 2017. Hari itu di daerah Union Square, San Francisco, tepat di depan hotel saya menginap, akan dilakukan festival tahun baru China. Acaranya bakal ramai sekali, karena jalan-jalan di sekitar situ banyak yang akan ditutup. Tapi pagi itu saya memutuskan untuk tidak melihat festival tahun baru tersebut, tapi malah sangat bersemangat untuk pergi ke Silicon Valley yang jaraknya cukup jauh, 60 km dari hotel tempat saya menginap. Bukan apa-apa, saya masih sangat penasaran untuk melihat suasana Silicon Valley itu seperti apa.

Berkat bantuan aplikasi canggih Uber, saya pun memesan Uber Taxi menuju ke daerah Silicon Valley. Tanpa ribet, hanya menunggu beberapa menit, mobil Toyota Corolla pun datang, dikemudikan oleh seorang imigran Hongkong bernama Chuk, yang sudah bermukim di San Francisco lebih dari 40 tahun.

Tujuan pertama kami adalah Stanford University. Kenapa Stanford? Karena inilah perguruan tinggi yang menjadi “pahlawan” bagi tumbuhnya Silicon Valley yang cetar membahana itu. Konon seorang profesor universitas ini, Prof. Frederick Terman, adalah orang pertama yang sangat getol mendorong para mahasiswa dan alumninya untuk membangun start-up company yang belakangan menjadi raksasa-raksasa dunia seperti HP dan Intel. Itu Prof. Terman lakukan antara tahun 1940 – 1950, sehingga dia dikenal sebagai Bapak Silicon Valley. Dan tradisi itu berlanjut terus sampai kini dengan kemunculan google dan facebook sebagai penguasa bisnis digital dunia. Hormat saya yang teramat tinnggi untuk Standford University yang mampu mengubah dunia.