https://abyor.com/wp-content/uploads/2019/10/a-businessman-collects-wooden-puzzles-with-the-words-low-price-good-quality-the-concept-of-profitable_t20_eVW4ZL.jpg

Keunggulan Sistem eprocurement ARIBA Sourcing

Kerugian/tantangan yang mungkin dialami perusahaan jika tidak mempunyai SAP ARIBA Sourcing? Kebanyakan dari para customers mengatakan bahwa mereka menghadapi kesulitan dalam memahami pengeluaran secara rinci dan mengidentifikasi atau memprioritaskan kesempatan untuk menyisihkan dana yang tersedia; ketidakmampuan untnuk mengidentifikasi dan mengkualifikasi suppliers yang tepat secara efisien; tidak memadainya informasi suppliers dan orientasi yang dibutuhkan untuk menjalankan program Strategic Sourcing; dan kurang memadainya informasi perihal market, komoditas, operasional dan kontrak .

Mengapa SAP ARIBA Sourcing sebagai solusi dalam mengatasi tantangan-tantangan tersebut? Karena SAP ARIBA Sourcing  membantu perusahaan mengidentifikasi peluang untuk melakukan penghematan. Berdasarkan pengalaman perusahaan yang telah menggunakan ARIBA sourcing, perusahaan dapat menghemat 8-14% untuk meningkatkan profitabilitas dan pertumbuhan. ARIBA sourcing juga mengurangi risiko pasokan melalui pengukuran kinerja secara kontinu dan upaya peningkatan. Perusahaan juga mengurangi Sourcing cycle sebesar 50% dan biaya administratif sebesar 15%

Manfaat utama dari SAP ARIBA Sourcing adalah pemotongan biaya pengadaan, peningkatan efisiensi kerja pada internal perusahaan, mengurangi potensi kesalahan dalam proses transaksi dan menghindari potensi kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa. SAP ARIBA Sourcing mendukung pasar untuk bisnis modern dengan menciptakan pertukaran arus informasi atau data tanpa hambatan, antara jutaan buyer dan supplier, melewati seluruh proses source-to-pay. 

Beberapa fitur di dalamnya, yaitu:

  1. Strategic Sourcing
    1. Mengidentifikasi peluang savings (cost reduction);
    2. Menilai dinamika pasar; dan
    3. Mengembangkan strategi pembelian berdasarkan informasi.
  2. Sourcing and Negotiating
    1. Mengidentifikasi dan mengkualifikasi suppliers;
    2. Menegosiasi agreements dengan nilai yang terbaik;
    3. Menstimulasi kolaborasi proyek dan alokasi penghargaan dengan optimal; dan
    4. Standardisasi proses
  3. Monitoring and managing suppliers and agreements
    1. Implementasi supplier agreements dengan cepat;
    2. Track dan realize saving; dan
    3. Mengelola kinerja supplier

Contributor : Nafis Ramadhan

Trainer dan Penyunting : AM. Fikri Paramadina Unggul Yudha dan Dita Setya Rahmawan. 

Tagged In:

Related Posts