News

PT Abyor International berpartisipasi dalam “The 41st Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2017”

Jakarta, 17 Mei 2017 – PT Abyor International,perusahaan pemimpin pasar dalam implementasi solusi enterprise resource planning (ERP) dari SAP di Indonesia, bermaksud mengembangkan pangsa pasar di sektor industri minyak dan gas (migas) melalui partisipasinya dalam pameran “The 41st Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2017” yang digelar di Jakarta Convention Center pada 17 – 19 Mei 2017.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menghadiri pembukaan 41st  IPA Convention yang digelar Indonesia Petroleum Association (IPA) hari ini. Dalam sambutannya, Jonan bergurau bahwa keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menggeser posisinya dari Menteri Perhubungan menjadi Menteri ESDM adalah karena dia jago dalam memprediksi harga minyak dunia. Saat visit booth Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan ditemani Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia Archandra Tahar.

Pada IPA Convex 2017, Abyor International memperkenalkan beberapa solusi yang sesuai untuk diterapkan oleh perusahaan-perusahaan migas antara lain SuccesFactors, Master Data Management, dan Eprocurement. “Kehadiran Abyor International di IPA Convex 2017 diharapkan memberikan kesadaran akan solusi-solusi terkini yang dapat diberikan oleh Abyor International kepada perusahaan migas,” ujar Hari TjahjonoPresiden Direktur PT Abyor International.

Sektor industri migas adalah salah satu industri yang menjadi target Abyor International. Bahkan sektor migas memberikan kontribusi terbesar bagi Abyor International. Beberapa perusahaan besar di sektor ini tercatat sebagai klien dari Abyor antara lain PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Lubricants, PT Pertamina Drilling Services Indonesia, BOB PT Bumi Siak Pusako – Pertamina Hulu, JOB Pertamina – Medco E&P Tomori Sulawesi, PT Elnusa Tbk, Saka Indonesia Pangkah Limited, PC Muriah Ltd, Inpex Corporation (Australia), Brunei Shell Petroleum, Energi Mega Persada, dll.

Meski di awal 2017 harga minyak mulai membaik, belum mampu memulihkan kondisi arus kas perusahaan-perusahaan migas Indonesia akibat jatuhnya harga minyak dunia yang dialami sejak tahun 2014. Belum lagi ditambah penurunan investasi di sektor hulu migas dan sepinya eksplorasi cadangan migas baru di Indonesia membuat industri hulu migas berada dalam situasi tak baik.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk melalui situasi tersebut dengan baik adalah dengan melakukan efisiensi secara besar-besaran. Dalam SAP terdapat modul yang cocok sekali dengan perusahaan-perusahaan migas yakni Joint Venture yang merupakan bentuk kerjasama perusahaan patungan antara beberapa partner untuk mengerjakan suatu aktifitas tertentu. Satu Joint Venture biasanya dipimpin dan diatur oleh satu partner yang diberi kuasa untuk memimpin joint venture, yang disebut juga sebagai Operator. Operator ini akan bertanggung jawab atas jalannya bisnis venture dan atas semua biaya yang timbul. Sedangkan partner yang lain disebut Non-Operator. Pada akhir periode semua biaya venture yang timbul akan dibagi-bagi diantara semua partner yang ikut serta. “Dengan cara ini akan mengurangi biaya kegiatan operasional yang pada akhirnya membantu arus kas perusahan,” jelas Hari.

Tentang PT Abyor International

PT Abyor International (Abyor) adalah perusahaan layanan Teknologi Informasi (TI) internasional. Melayani klien di seluruh dunia, Abyor memberikan layanan transaksi, layanan konsultasi dan teknologi, integrasi sistem dan layanan terkelola. Abyor mendedikasikan sumber dayanya untuk memberikan solusi TI yang terbaik kepada pelanggan. Dengan keahlian teknologi yang mendalam dan pengetahuan industri, Abyor bekerja untuk pelanggan di berbagai sektor industri.Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.abyor.com