News

SI-AUTO Transformasi Sistem Keuangan ala OJK

Senin 14 Mei 2018 – Sebagai regulator dalam sektor jasa keuangan di Indonesia, yang meliputi perbangkan, pasar modal, dan sektor jasa keuangan non-bank seperti asuransi, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dituntut untuk menjadi institusi yang memiliki integritas dan akuntabilitas tinggi. Untuk itu OJK senantiasa meningkatkan kinerjanya dengan melakukan perbaikan-perbaikan secara berkesinambungan. Perbaikan saja dalam hal ini tentu tidaklah cukup, perlu diimbangi dengan memahami dan mengikuti perkembangan sektor keuangan yang kian pesat.

Sejak berdiri tahun 2013 OJK telah mulai menggunakan beberapa aplikasi keuangan dan kelogistikan yang dikembangkan secara bertahap dan terpisah, serta dihubungkan melalui interface secara manual. Seiring dengan berkembangnya organisasi maka sistem yang belum terintegrasi ini tidak dapat lagi mendukung kinerja OJK secara efisien. Penyusunan keuangan dan laporan keuangan yang memakan waktu menjadi kendala utama. Selain itu data keuangan yang masing terpencar sendiri-sendiri kerap menimblkan inkonsistensi data sehingga membutuhkan proses rekonsiliasi yang sangat intensif untuk menghasilkan data laporan keuangan yang reliable.

Melihat kendala-kendala tersebut OJK memutuskan untuk melakukan terobosan dengan transformasi sistem pengelolaan keuangan OJK. Tanggal 14 Mei 2018 lalu OJK secara resmi meluncurkan SI-AUTO (Sistem Informasi Akuntansi Terintegrasi OJK). Aplikasi SI-AUTO merupakan pengintegrasian lima aplikasi keuangan terpisah sebelumnya, yaitu empat aplikasi keuangan dan satu aplikasi pengelolaan aset. SI-AUTO merupakan sebuah sistem yang diimplementasikan dengan menjadikan SAP sebagai platform ERP dan menggantikan aplikasi-aplikasi keuangan dan kelogistikan yang ada sebelumnya. Berbasis modul Finance (FI), Business Planning & Consolidation (BPC), Fund Management (FM), Travel Management, Material Management (MM), dan Tax Management, aplikasi SI-AUTO dapat memberikan proses yang terintegrasi dan terupdate real-time. Dengan ini diharapkan laporan keuangan OJK di tahun 2018 ini mulai bisa dihasilkan secara otomatis, real-time dan dengan data yang bisa diandalkan. “Dengan SI-AUTO ini, diharapkan pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama ini dapat dipertahankan oleh OJK, untuk tahun-tahun berikutnya,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso.

Abyor International sebagai SAP platinum partner yang dipercaya untuk melakukan implementasi SAP di OJK mendukung dengan penuh transformasi sistem pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh OJK. Direktur Utama Abyor International, dalam Go Live ceremony SI-AUTO menyampaikan, “OJK adalah salah satu institusi pemerintah yang paling agresif dalam melalukan transformasi sistem keuangan. Implementasi sistem SAP ini dimaksudkan untuk merealisasikan program transformasi ini dengan mengintegrasikan seluruh proses bisnis yang sebelumnya ditangani oleh berbagai sistem yang terpisah dengan menggunakan solusi SAP ERP”.

“Proses implementasi ini berjalan dengan baik berkat dukungan penuh dari pimpinan OJK dan kerja keras dari seluruh anggota tim implementasi baik dari Abyor maupun OJK. Sebagai pihak yang dipercaya OJK untuk mengimplementasikan sistem SAP, Abyor terus berkomitmen membantu OJK agar sistem tersebut berjalan dengan baik dan mengembangkannya lebih lanjut”, tambahnya.